Reservation / Pemesanan

Jalan-jalan ke Dubai

JADWAL PESAWAT

Ads on: Special HTML

 

Jalan-jalan ke Dubai
Written by Surabaya Tours & Travel   

Pada tanggal 24 Desember 2008 pk 01.25,  saya dan istri berangkat dari aeroporto Guarulhos (GRU) São Paulo/Brasil  naik pesawat Emirades dengan tujuan ke Dubai. Kita berangkat dari rumah malam tanggal 23. Ini sering sekali menjadi jebakan karena sering terjadi orang berangkat dari rumah malam tanggal 24. (jadinya terlambat 1 hari).

Perjalanan memakan antara 14 sampai 15 jam. Sebagaimana tulisan Lukman bahwa ini adalah (kalau tidak salah) nomor 3 atau 4 perjalanan non stop paling lama. Kita ikut tour dimana yang termasuk paket adalah ticket plane pulang pergi, hotel selama 10 hari berikut breakfast di hotel Four Point Sheraton Hotel, antar jemput airpot-hotel-airport  dan 1 city tour. Selebihnya tiap hari ada acara-acara optionil dan harus bayar tersendiri.

Seperti diketahui bahwa Dubai adalah bagian dari persatuan 7 emirates yaitu Abu Dhabi (paling kaya), Dubai (no.2), Sharjah, Aiman, Um al qaiuan dan Al fujayrah pada tahun 1971 dan setahun kemudian ikut pula ras Al khaymah.

Kebetulan saya punya seorang kawan ( dari KoKi ), yang bekerja di Arab Saudi dan telah sering datang ke Brasil. Kami berjanji bertemu di Dubai, karena kebetulan dia juga libur. Dia menemani saya selama 2 hari, karena kemudian ia musti masuk kerja lagi. Dia juga sering ke Dubai, karena katanya di Arab saudi tidak ada hiburan, sehingga kalau hari libur pergi ke Dubai. (Di Arab Saudi katanya tidak ada bioskop, maupun tempat untuk minum-minum dsb). Sebelumnya kawan saya ini menawarkan apa kita mau makan direstoran digedung Burj al Arab. (itu hotel 7 star, yang bentuknya kaya layar perahu terkembang), karena kalau mau harus pesan tempat jauh-jauh. Jadi dia pesankan tempat untuk kita bertiga, di puncak gedung (yang termahal).

Di gedung itu ada beberapa restoran lainnya, antaranya ada yang bisa lihat ikan di laut, melalui kaca. Betul saja, ketika kita datang , banyak orang yang mau makan diatas, tetapi semuanya ditolak, apabila tidak ada pesan tempat. Memang gedung itu indah sekali dan sangat futuristik, tetapi makanannya (buffet) kurang begitu enak. Kalah sama makan buffet di Jakarta seperti hotel Hyat atau Mariot (saya lebih suka yang di Hyat). Setelah dia kembali, aku setiap hari aku ikut tour2 mereka. Namanya Arabian Adventure yang adalah milik perusahaan terbang Emirades yang juga adalah milik negara. Pada 2 hari pertama bersamanya acaranya hanya setengah hari, tetapi selanjutnya terus pergi pagi dan pulang malam, karena perginya jauh, antara lain ke Abu Dhabi, Sharjjah, Fujairah dan bahkan sampai ke Oman juga (ini negara lain, jadi harus bawa pasport.)

Pada hari2 pertama dimana kita lepas dari tour kita jalan-jalan sendiri masuk keluar mall (jaraknya jauh-jauh), dan kebetulan disalah satu mal sewaktu kami sedang makan siang di mall, saya lihat ada sepasang muda-mudi yang kelihatannya dari Indonesia, juga sedang makan dekat meja kami. Jadi saya tanyakan apa mereka dari Indonesia. Dan betul saja, yang wanita asal Indonesia dan pacarnya orang Malaysia. Yang wanita bekerja sebagai recepcionist disalah satu hotel. Jadi kami sempat ngobrol, dan darinya kami dapat alamat beberapa restoran makanan Indonesia. Jadi kita sempat makan di 3 restoran (rest. Mutiara, Singapore deli dan Betawi).

Di Dubai itu rakyat aslinya ternyata adalah minoritas (hanya 20% saja), dan sisanya (80%) adalah pendatang untuk bekerja dari berbagai negara (100 negara) dengan bangsa India yang terbanyak (30%). Di Dubai kami sempat berkenalan dengan banyak bangsa baik sebagai tourist, pekerja (guide dan supir dsb). a.l bangsa Brasil, Indonesia, Filipina, singapore, China, Thai, India, Pakistan,  Croasia, russia, Marroko, Mozambique (ini dari wajahnya-putih dan rambut hitam-dan bahasanya-portugis- saya kira orang brasil, tapi saya keliru), Afrika selatan, amerika, canada, jerman, italia, Spanyol, Australia. Ini yang sempat kita ngobrol dll.

Meskipun kita berada betul-betul di padang pasir, tetapi di mana-mana kita lihat banyak hijau dan taman-taman beraneka warna warni bunga. Karena ditanah itu diletakkan pipa karet yang berlubang sehingga air membasahi tanahnya. Kebetulan kami datang pada musim yang baik (musim dingin, tetapi paling dingin hanya 10 derajat C. positif), karena kalau musim panas bisa sampai diatas 50 derajat C.

Di Abu Dhabi kami mengunjungi sebuah mesjid yang katanya adalah mesjid yang dibangun dengan biaya termahal didunia dan no. 2 terbesar. Semuanya dilapisi batu marmer dari Macedonia, yang dikirim ke China dulu untuk diukir dan dilukis, dan baru kembali ke Abu Dhabi.

Lampu cristalnya didatangkan dari Italia. Memang betul-betul indah dan mewah. Kaum perempuan kalau masuk harus pakai pakaian hitam cara Islam, yang dipinjamkan dengan cuma-cuma.  What money can do, wheter they do not have know how. Para pekerja rendah biasanya tinggal jauh diluar kota atau dinegara bagian lain dari EUA, karena mahalnya sewa rumah. Yang murah hanya bensin (260 dirham per gallon=4 liter), sedangkan diesel 1.100 dirham. (1 US$ = 3.65 dirham). Semua didatangkan dari luar.

Di mana2 (di Dubai) kita lihat pembangunan. Sekarang katanya kita di Dubai tidak lagi akan melihat suku beduin yang tinggal dirumah gubug dan naik onta, karena pemerintah membikinkan rumah gratis bagi mereka dan kalau kawin dapat uang. kalau lahir anak dapat uang lagi. Sedangkan pekerja asing hanya dapat work permit paling panjang 3 tahun. Kalau terus bekerja diperusahaan yang sama bisa diperpanjang. Tapi kalau pindah kerjaan harus keluar dulu, baru minta visa kerja lagi. Seorang pengemudi bangsa pakistan bilang bahwa meskipun dia lahir di Dubai , dia tidak bisa jadi penduduk Dubai.

Jalan-jalan kalau rust hour sering macet, meskipun penduduk Dubai hanya 1,2 juta dan jalannya lebar-lebar. (soalnya banyak yang tinggal dinegara bagian lain dan kerja di Dubai.) Bisa kebayang kalau penduduknya mencapai 5 juta atau lebih.  Disana juga sedang membangun METRO ,tetapi hanya sebagian kecil saja yang akan masuk dalam tanah. Katanya sih dengan krisis dunia sekarang ini sudah mulai ada perubahan misalnya, hotel-hotel tidak lagi fully booked.

Bahasa yang dipakai kebanyakan Inggris, tetapi semua tertulis dalam Inggris dan Arab.
Pada suatu malam kita dibawa tour setelah lihat musium, ketempat jual emas dan rempah2. Suatu jalanan yang cukup panjang semuanya jualan emas dan yg lain semuanya rempah-rempah. Katanya dulu emasnya murah, tetapi dengan banyaknya tourist, sekarang tidak murah lagi.

Rempah-rempah itu didatangkan dengan kapal dan ditumpuk didermaganya yang terletak dijalan dikota sampai ber hari-hari dan tidak ada yang tunggu. Beberapa ditutupi terpal plastik sedikit, tapi kalau hujan pasti basah.Tapi karena jarang hujan, jadi mereka terlena saja. Disini rupanya tidak ada pencurian, karena selain itu kami lihat orang berhentikan mobilnya dan ditinggal naik kegedung, denngan mesinnya tidak dimatikan. (boro2 dikunci). Juga kita lihat pengendara motor , parkir motornya , ditaruh helmya, jaket kulitnya yang bagus dan tasnya diatas motornya, lalu ia masuk gedung bertingkat.

Berlain sedikit di Abu Dhabi, semua sudah lebih teratur karena pembangunan mereka telah selesai, karena mereka mulai lebih dulu.

Pada hari yang lain kita acaranya disebut Safari. Yaitu naik SUF (kaya jeep besar) 4 whhel drive= 4 x 4, muat 7 orang ke padang pasir yang pasirnya ngebebes dan ber gunung2. Total 75 jeep semua milik arabian adventure merk TOYOTA landcruiser bermotor V6- 4.500 cc dan Chevorlet Tahoe V 8  - 5.400cc. Dia putar2 dipadang pasir naik turun , miring kanan miring kiri. Sampai ada beberapa anak2 yang muntah termasuk 1 anak perempuan dimobil kita yang dari Afrika Selatan. Tetapi selain sudah sedia kantong untuk muntah juga, mereka berhenti kalau kita bilang.

Jalannya cukup kencang, karena kalau kebetulan berhenti ditempat yang empuk bisa engga jalan lagi, meskipun sebelumnya telah dipersiapkan dengan bannya dikempeskan. Mobil kita sempat juga mangkol dipadang pasir. Daatang mobil lain untuk membantu tapi juga mangkol. Achirnya keluar dengan bantuan tenaga manusia alias didorong banyak orang.

Pada hari lain acaranya ke Grand Canyon, yaitu kita pergi ke daerah yang bergunung batu yang tinggi-tinggi dan kita naik jeep ini di lembah=lembah-nya. Biasanya di sebelahnya jalanan ini ada sungai tetapi hanya ada airnya kalau lagi hujan saja.  Jalannya sempit dan sering ada jurangnya selain ber kelok-kelok. Kalau ada mobil dari depan harus berhenti dan baru satu jalan. Ini adanya di Oman. Malamnya kita mampir dilembah yang dikelilingi gunung-gunung dan dipertunjukan tarian perut sambil makan malam. Dalam kesempatan ini kita bisa naik onta.

Pada hari berikutnya kita pergi lagi ke Oman (naik bus besar), tapi acaranya hampir sama (tanpa ke pasir dan gunung batu), padahal kita bayar setiap tour. Sewaktu mau masuk Oman diberi peringatan agar tidak mengambil foto diperbatasan/ bagian pemeriksaan pasport. Semua beres, tapi waktu kembalinya ketika mau keluar, kebetulan saya tertidur, dan isteri saya membangunkan bahwa akan diperiksa pasport. Saya bangun dan lihat ada papan selamat datang.

Saya jadi lupa dan langsung saya cepret papan selamat datang itu. Kebetulan tentara oman pas naik bus. Langsung foto saya diambil dan dibawa keatasannya. Tapi saya jelaskan bahwa saya lupa dan hanya ambil papan selamat datang. Achirnya setelah tunggu sebentar bebas juga. Wah , kirain aku akan minap di Oman dan lihat matahari terbit persegi (masuk tahanan). he ...he... he.... (sekarang bisa ketawa yah).

Penulis : Troy - Brasil
Sumber: Kompas Community
Foto : Troy / Kompas Community

 

Tour Domestik

Yahoo Messenger

Tiketing & Hotel Domestik
surabaya_ticketing01
Tiketing & Hotel Domestik
surabaya_ticketing02
Tiket & Hotel Internasional
surabaya_internasional
Tiket & Hotel Internasional
surabaya_ticketing6
Tour Domestik
surabaya_ticketing03
Sewa Mobil & Bus
surabaya_ticketing03
Tour Inter-Paspor-Visa
yennyliu07
Sub Agent / Marketing
surabaya_ticketing4
Finance
surabaya_ticketing05
Accounting
surabaya_accounting
Kritik/Saran
surabaya_travel

KURS RUPIAH


Warning: fread() [function.fread]: Length parameter must be greater than 0 in /home/surabay4/public_html/modules/mod_bca/mod_bca.php on line 24
sumber : http://www.klikbca.com

Ramalan Cuaca

sumber: bmg.go.id

INFO TERBARU

User Name
E-mail