| Menikmati Malam dengan Kopi Joss!!! |
| Written by Surabaya Tours & Travel |
|
Kalau kebetulan melewati Jalan Pangeran Mangkubumi dari Tugu Jogja ke arah selatan pada malam hari, tepat di ujung jalan itu, di sebelah pintu keluar Stasiun Tugu yang menghadap ke timur, pasti menemukan warung lesehan yang dipenuhi orang. Warung itu adalah warung kopi yang akrab disebut Warung Kopi Joss Tugu.
Tampilannya jelas tidak sekeren warung kopi hasil franchise warung kopi Amerika atau warung kopi-warung kopi lokal yang gayanya sering dipaksakan mirip café di Paris. Di warung kopi itu hanya ada gerobak mirip gerobak angkringan, meja yang dipenuhi aneka makanan, dan gelaran beberapa potong tikar yang tidak jelas warna aslinya akibat digerus usia di sepanjang trotoar. Meski begitu, puluhan motor dan mobil berderet-deret memenuhi sebagian jalan. Jadi, apa sebenarnya yang membuat orang betah berlama-lama di sana? Rasa penasaran ini pula yang akhirnya membawa saya dan beberapa teman mampir ke sana. Ternyata, selain suasana yang unik, perpaduan antara gaya angkringan dan warung lesehan, ada yang istimewa di sana: kopi arang! Atau para penikmatnya sering menyebut kopi joss. Hmm…aromanya luar biasa! Aroma kopi bercampur dengan aroma arang yang terbakar menimbulkan efek menenangkan yang nyaman. Bagi saya yang bukan penikmat kopi, rasanya memang agak aneh. Ada rasa kelat di mulut. Pahitnya tetap terasa kuat walaupun sudah diberi gula. Secara keseluruhan kopi ini mirip kopi tubruk yang bubuk kopinya disangrai secara manual. Namun bagi penyuka kopi klasik atau akrab dengan espresso, pasti tidak merasa asing dengan kopi ini. Wah, kopi ini ternyata juga menyehatkan. Murah lagi! Kalau biasanya, untuk secangkir frappuccino caramelo, Cappuccino latte, atau double espresso kita harus mengeluarkan uang sekitar Rp 25.000 sampai Rp 35.000, di kedai ini cukup dengan Rp 2.000 saja untuk segelas besar kopi arang. Penulis: Marcella Chandra Wijayan Surabaya Tours & Travel |
Tour Domestik
- Bali ( 4 )
- Jakarta ( 3 )
- Jawa Barat ( 4 )
- Jawa Tengah ( 1 )
- Jawa Timur ( 9 )
- Jogja ( 3 )
- Karimun Jawa ( 4 )
- Paket Honeymoon ( 1 )
- Sumatera ( 3 )
Yahoo Messenger
Tiketing & Hotel Domestik
Tiketing & Hotel Domestik
Tiket & Hotel Internasional
Tiket & Hotel Internasional
Tour Domestik
Sewa Mobil & Bus
Tour Inter-Paspor-Visa
Sub Agent / Marketing
Finance
Accounting
Kritik/Saran
KURS RUPIAH
|
Warning: fread() [function.fread]: Length parameter must be greater than 0 in /home/surabay4/public_html/modules/mod_bca/mod_bca.php on line 24 |
| sumber : http://www.klikbca.com |












Disebut kopi arang karena merupakan kopi hitam yang sangat pekat lalu di dalamnya dimasukan sebongkah arang yang membara. Yup! Arang! Arang yang disebut areng oleh orang Jogja! Arang yang warnanya hitam! Arang yang menjadi bahan bakar saat membakar sate atau jagung! Dan, arang itu dibiarkan mengambang di dalam gelas!